Sekitar hari ketiga atau
keempat sesudah ibu melahirkan, payudara sering terasa lebih penuh,
tegang, serta nyeri. Keadaan seperti itu disebut engorgement (payudara
bengkak) yang disebabkan oleh adanya statis di vena dan pembuluh darah
bening. Hal ini merupakan tanda bahwa ASI mulai banyak disekresi.
Apabila dalam keadaan tersebut ibu menghindari menyusui karena alasan
nyeri lalu memberikan prelacteal feeding (makanan tambahan) pada bayi,
keadaan tersebut justru berlanjut.
Payudara akan bertambah bengkak atau penuh karena sekresi ASI terus
berlangsung sementara bayi tidak disusukan sehingga tidak terjadi
perangsangan pada puting susu yang mengakibatkan refleks oksitosin tidak
terjadi dan ASI tidak dikeluarkan. Jika hal ini terus berlangsung, ASI
yang disekresi menumpuk pada payudara dan menyebabkan areola (bagian
berwarna hitam yang melingkari puting) lebih menonjol, puting menjadi
lebih datar dan sukar dihisap oleh bayi ketika disusukan. Bila keadaan
sudah sampai seperti ini, kulit pada payudara akan nampak lebih merah
mengkilat, terasa nyeri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar