• Hindari jajanan dengan warna
yang terlalu mencolok atau jauh berbeda dari warna aslinya. Berbagai
jajanan seperti kerupuk, sirup, cendol yang warnanya terlalu mencolok
kemungkinan besar mengandung zat pewarna tekstil yang berbahaya. Zat
pewarna makanan alami seperti daun suji dan kunir justru menghasilkan
warna makanan yang kurang mencolok dan cenderung lebih pucat dibanding
zat pewarna sintetis.• Sebelum memberikan jajanan pada anak, cicipi terlebih dahulu. Lidah biasanya peka dengan zat tambahan yang tidak alami karena rasanya yang terlalu gurih, pekat, menggetarkan lidah, dan bahkan menyebabkan gatal pada tenggorokan.
• Perhatikan tanggal kadaluarsanya. Jika tidak ada, baui aromanya untuk mengetahui apakah jajanan tersebut apek atau tengik. Periksa dengan seksama apakah ada bintik-bintik jamur yang menunjukkan telah ada kontaminasi mikroorganisme. Dan jangan lupa mencicipi untuk mengetahui apakah jajanan tersebut sudah basi atau belum.
• Jika jajanan dikemas dan dilengkapi dengan daftar komposisi, maka perhatikan apakah ada zat-zat tambahan yang berbahaya bagi kesehatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar